BI Jabar Siap Rp18,3 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Uang Tunai untuk Hari Raya Idul Fitri

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 28 Maret 2023 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BI siapkan Rp18,3 triliun untuk kebutuhan uang tunai Lebaran di Jabar. (Pexels.com/ahsanjaya)

BI siapkan Rp18,3 triliun untuk kebutuhan uang tunai Lebaran di Jabar. (Pexels.com/ahsanjaya)

HALLOBANDUNG.COM – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Barat (Jabar) menyiapkan Rp18,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai bagi masyarakat khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kepala Perwakilan BI Jabar Erwin Gunawan Hutapea mengatakan proyeksi kebutuhan uang tunai di Jabar sebesar Rp17,4 triliun pada Lebaran tahun 2023 ini.

“Ini adalah bagian dari wujud komitmen Bank Indonesia untuk menyediakan uang dalam jumlah dan pecahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai otoritas sistem pembayaran,” kata Erwin, di Kantor Perwakilan BI Jabar, Kota Bandung, Senin 27 Maret 2023.

Menurutnya, nilai itu pun lebih tinggi dari realisasi kebutuhan uang pada periode Ramadhan hingga Idul Fitri tahun 2022 yakni sebesar Rp16,6 triliun.

Konten artikel ini dikutip dari media online Hallojabar.com, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Adapun menurutnya lagi, peningkatan tersebut memperhatikan antisipasi peningkatan mobilisasi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2023 seiring pencabutan PPKM, serta pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik.

Secara spasial, kebutuhan uang tunai paling tinggi sebesar 64,2 persen bersumber dari wilayah Priangan (di luar Bodebek).

Kemudian diikuti wilayah Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan sebesar 21,5 persen, dan wilayah Priangan Timur sebesar 14,3 persen.

Di Jabar, menurutnya, ada sebanyak 800 titik layanan penukaran uang baru.

Setiap orang, menurutnya pula, bisa menukarkan uang hingga Rp3,8 juta dengan beragam pecahan.

Namun, dia memprediksi masyarakat lebih banyak yang membutuhkan uang dengan pecahan kecil seiring dengan tradisi memberikan uang baru pada saat Lebaran.

Di samping itu, pada momen Ramadhan ini, dia mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan uang.

Baca Juga:

Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil, Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

BI Beber Sejumlah Upaya untuk Jaga Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah, Sempat Tembus Rp16.000/ Dolar AS,

Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral.di Medsos, Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia

Karena, kata dia, hal tersebut merupakan bagian dari kepahaman serta kecintaan terhadap rupiah.

“Menggunakan rupiah secara bijak dalam artian agar belanja secara bijak, sesuai dengan kebutuhan, tidak berlebihan, membeli barang sesuai dengan kualitas yang diperoleh, dan yang terakhir jangan lupa menyisihkan sebagian uang yang ada selama Lebaran untuk tabungan dan investasi demi masa depan yang baik,” katanya lagi.***

Berita Terkait

Andi Amran Sulaiman Tanggapi Prediksi Bapanas Terkait Kenaikan Harga Beras dalam 2 Bulan ke Depan
KAI Tambah Belasan Kereta Tambahan, Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Liburan Hari Raya Idul Adha
Resmikan Internet Starlink Bersama Presiden Jokowi, Pengusaha Elon Musk Berada di Bali Hari Minggu
Ada Potensi Harga Jagung Turun Bahkan Anjlok di Bawah Harga Acuan Saat Puncak Panen Raya Mei 2024
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Catat Pertumbuhan Aset Jadi Rp202,5 Triliun
Lebih Tinggi dari Triwulan IV 2023, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi di Triwulan I dan II pada 2024
Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil, Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia
BI Beber Sejumlah Upaya untuk Jaga Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah, Sempat Tembus Rp16.000/ Dolar AS,
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:28 WIB

Andi Amran Sulaiman Tanggapi Prediksi Bapanas Terkait Kenaikan Harga Beras dalam 2 Bulan ke Depan

Minggu, 9 Juni 2024 - 09:34 WIB

KAI Tambah Belasan Kereta Tambahan, Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Liburan Hari Raya Idul Adha

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:01 WIB

Resmikan Internet Starlink Bersama Presiden Jokowi, Pengusaha Elon Musk Berada di Bali Hari Minggu

Jumat, 3 Mei 2024 - 07:07 WIB

Ada Potensi Harga Jagung Turun Bahkan Anjlok di Bawah Harga Acuan Saat Puncak Panen Raya Mei 2024

Rabu, 1 Mei 2024 - 15:17 WIB

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Catat Pertumbuhan Aset Jadi Rp202,5 Triliun

Kamis, 25 April 2024 - 13:44 WIB

Lebih Tinggi dari Triwulan IV 2023, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi di Triwulan I dan II pada 2024

Jumat, 19 April 2024 - 16:37 WIB

Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil, Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia

Rabu, 17 April 2024 - 08:53 WIB

BI Beber Sejumlah Upaya untuk Jaga Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah, Sempat Tembus Rp16.000/ Dolar AS,

Berita Terbaru