Pemerintah Jaga Ketersediaan Pupuk untuk Petani Kuningan, Jawa Barat Melalui Pupuk Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 7 Februari 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pt Pupuk Indonesia. (Facebook.com/@PT Pupuk Indonesia)

Pt Pupuk Indonesia. (Facebook.com/@PT Pupuk Indonesia)

HALLOBANDUNG.COM – Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian melalui Pupuk Indonesia menggelar program Gebyar Diskon Pupuk.

Dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk di berbagai kota/kabupaten selama bulan Januari sampai dengan Februari 2024.

Saat ini, kegiatan dilaksanakan di Gudang Pupuk Penyangga (GPP) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demikian disampaikan oleh SVP Strategi Pemasaran PT Pupuk Indonesia, Iyan Fajri

“Selama musim tanam ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti.”

“Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan Pupuk Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, di berbagai kota selama bulan Januari hingga Februari 2024.”

Baca artikel lainnya di sini : Kasus Korupsi PT Sigma Cipta Caraka, Anak Usaha Telkom, KPK Periksa 4 Orang Saksi

“Rangkaian acara ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini,” kata Iyan.

Pada kegiatan Gebyar Diskon Pupuk, Pemerintah menugaskan Pupuk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi dan mendorong petani.

Lihat juga konten video, di sini: Wiranto Dukung Prabowo Subianto karena Sisa Hidupnya Tinggal untuk Mengabdi kepada Rakyat Indonesia

Agar segera melakukan penebusan pupuk, antara lain dengan menyiapkan pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau.

Pemerintah juga senantiasa memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi, antara lain dengan cara melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah sentra pertanian.

Hingga tanggal 4 Februari 2024 ketersediaan pupuk bersubsidi dan pupuk nonsubsidi tercatat sebesar 1.936.489 ton atau setara sekitar 300 persen dari ketentuan minimum stok yang ditetapkan Pemerintah.

Adapun angka stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi sebesar 1.329.295 ton dan pupuk nonsubsidi sebesar 607.407 ton.

“Pupuk Indonesia menjalankan program Gebyar Diskon Pupuk sesuai dorongan pemerintah agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi.”

“Dengan harga terjangkau serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.”

“Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat panen bulan april nanti,” tutup Iyan.

Pertanian merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.

Keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional.

Guna menjaga kontribusi sektor pertanian tersebut, Pemerintah terus menjaga ketersediaan pupuk baik subsidi maupun nonsubsidi.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki keberpihakan tinggi terhadap petani.

Salah satunya melalui program subsidi pupuk yang setiap tahunnya dialokasikan sekitar Rp 25 triliun disiapkan Pemerintah untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau.

Pada tahun 2024, Pemerintah berencana menambah alokasi subsidi pupuk sebesar Rp 14 triliun agar semakin banyak petani yang mendapat pupuk bersubsidi.

Tidak sampai di situ, Pemerintah juga mempermudah mekanisme penebusan pupuk bersubsidi hanya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh seluruh petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk.

SVP Strategi Pemasaran PT Pupuk Indonesia, Iyan Fajri mengatakan bahwa tidak hanya menyediakan pupuk bersubsidi kepada petani, Pemerintah menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi.

“Pemerintah melalui Pupuk Indonesia, memastikan ketersediaan pupuk di seluruh Indonesia, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi.”

“Pemerintah membantu memperoleh pupuk dengan mudah guna mendukung program percepatan musim tanam pada awal tahun 2024,” demikian ungkap Iyan.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita Nasional Apakabarjabar.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Serambiislam.com dan Harianekonomi.com

Berita Terkait

Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Press Release Berbayar: Investasi Komunikasi Publik yang Terukur untuk Bisnis Anda
Hallo.id Bertransformasi Jadi Media Ekonomi Untuk Memperkuat Analisis Dan Strategi Bisnis
IDESS Pertamina Drilling Jadi Benchmark Baru Efisiensi Pengeboran Migas
Trump Klaim Kesepakatan Baru AS–Indonesia: Energi, Boeing & Tarif Tembaga
Biochar Indonesia: Dari Laboratorium ke Pusat Perdagangan Karbon Global
Bank BJB Syariah Catatkan Sukuk Subordinasi di BEI, Targetkan Ekspansi Pembiayaan
Impor Indukan Sapi Dilepas Kuota, Tapi Wajib Bangun Produksi Domestik

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:25 WIB

Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:24 WIB

Press Release Berbayar: Investasi Komunikasi Publik yang Terukur untuk Bisnis Anda

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:19 WIB

Hallo.id Bertransformasi Jadi Media Ekonomi Untuk Memperkuat Analisis Dan Strategi Bisnis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:30 WIB

IDESS Pertamina Drilling Jadi Benchmark Baru Efisiensi Pengeboran Migas

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Baru AS–Indonesia: Energi, Boeing & Tarif Tembaga

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB

Bandung Raya

Seniman muda Ara Ajisiwi tampilkan Lutung Kasarung di Bandung.

Jumat, 30 Jan 2026 - 20:45 WIB