Kawasan Metropolitan Bandung Raya Telah Berkembang Pesat Sebagai Kota Jasa dan Wisata

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 28 Maret 2023 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kawasan ramai di Kota Bandung. (Instagram.com/@skyscraperindonesia. Foto by @mulkisalman)

Salah satu kawasan ramai di Kota Bandung. (Instagram.com/@skyscraperindonesia. Foto by @mulkisalman)

HALLOBANDUNG.COM – Kawasan cekungan Bandung atau terkenal dengan sebutan Bandung Raya adalah merupakan Kota Metropolitan.

Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang.

Istilah Bandung Raya telah ditetapkan sebagai kawasan metropolitan melalui Peraturan Presiden (Perpres).

Yaitu Nomor 45 Tahun 2018 Tentang Rencana Tata Ruang Perkotaan Cekungan Bandung.

Dalam 20 tahun terakhir, Kawasan ini berkembang pesat sebagai kota jasa dan wisata.

Dengan kondisi itu, pengelolaan wilayah Bandung Raya ini harus mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan berkelanjutan.

Penataan dan pembangunan Bandung Raya membutuhkan sinergi dari seluruh pemda dan stakeholder.

Beberapa permasalahan yang kerap dihadapi wilayah perkotaan adalah penataan ruang, pengelolaan sampah, sumber daya air, lahan kritis, dan transportasi.

Pemda di Kawasan Bandung Raya harus mengantisipasi ledakan jumlah penduduk dan masalah sosial yang kerap terjadi di kota besar.

Kemajuan kota sering
diikuti dengan tumbuhnya permukiman kumuh dan kemacetan.

Hal itu tentunya akan menghambat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan upaya menggerakkan roda perekonomian.

Ada beberapa isu strategis dalam pengembangan Kawasan Metropolitan Cekungan Bandung, untuk mewujudkan Bandung Raya sebagai kota kelas.

Baca Juga:

Penyelenggara Ajang Miss Universe Indonesia Gelar Audisi di 2 Universitas di Kota Bandung

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kota Bandung dan Kota Melbourne Australia, Dipastikan akan Jalin Kerja Sama Sister City

Polresta Bandung Gerak Cepat, Pelaku Pembacokan Mantan Ketua KY dan Putrinya Ditangkap

Pemda harus membuat  rencana tata ruang yang baik, pemulihan sungai Citarum, dan pemanfaatan teknologi informasi (TI) untuk menyelesaikan masalah dalam jangka pendek dan panjang.

Seluruh pemda di kawasan itu pun harus mempunyai strategi dan mitigasi menghadapi ancaman gempa bumi dari sesar lembang.

Juga standarisasi kebutuhan dan penyediaan infrastruktur ekonomi dan sosial antara kabupaten dan kota, serta lingkungan perumahan.

Bandung Raya akan menjadi pusat perekonomian nasional, kebudayaan, pariwisata, kegiatan jasa, dan ekonomi kreatif berbasis pendidikan tinggi dan industri berteknologi tinggi.

Perlu adanya peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan transportasi, telekomunikasi, energi, sumber daya air, serta sarana dan prasarana perkotaan.

Dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Nomor 86 Tahun 2020 Tentang Badan Pengelola Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung, pendanaan pengembangan wilayah ini bisa bersumber dari APBN, APBD provinsi, kabupaten, kota, dan hibah.

Pembangunannya tidak hanya difokuskan pada fisik perkotaan saja. Akan tetapi, harus meliputi pembangunan warga, budaya hidup, ekonomi, dan lingkungan hidup.

Juga seharusnya memperhatikan kemanfaatan, keterjangkauan, dan keadilan berdasarkan perspektif penerima layanan, yakni warga.***

Berita Terkait

Lahan dan Rumah di Panorama Sumedang  Mau Dijual Segera,  Siapa Cepat Itulah Yang Beruntung
Taruna Tani Gunung Geulis Desa Jatiroke Terima Bantuan 50 Ekor Domba Garut dari Kementerian Pertanian
Suara Alumni : SMK PPN Tanjungsari Bukan Tempat Untuk Berotoriter Karena Lahir Dari Sejarah Mulia Leluhur Sumedang
Pemdes  Banyuresmi Kecamatan Sukasari Kembali Salurkan Bantuan Beras 10 Kg bagi warga kurang Mampu 
IMI Korwil Kabupaten Sumedang Gelar Even A-391 Grasstrack di Sirkuit Baru Jaya Perkasa Abadi Desa Palabuan Ujungjaya
Bantuan Sanitasi dan MCK  Buat Warga di Kabupaten Sumedang  Sebagian  Dikerjakan Kurang Transfaran
Aam Amilia Redaktur Koran Senior Bertindak Profesional Namun Bijak Kepada Wartawan / Penulisnya
SMA Negeri 26 Bandung Studytiru Penerapan Kurikulum Merdeka Ke SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:37 WIB

Lahan dan Rumah di Panorama Sumedang  Mau Dijual Segera,  Siapa Cepat Itulah Yang Beruntung

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:06 WIB

Taruna Tani Gunung Geulis Desa Jatiroke Terima Bantuan 50 Ekor Domba Garut dari Kementerian Pertanian

Minggu, 9 Juni 2024 - 06:54 WIB

Suara Alumni : SMK PPN Tanjungsari Bukan Tempat Untuk Berotoriter Karena Lahir Dari Sejarah Mulia Leluhur Sumedang

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:38 WIB

Pemdes  Banyuresmi Kecamatan Sukasari Kembali Salurkan Bantuan Beras 10 Kg bagi warga kurang Mampu 

Senin, 3 Juni 2024 - 15:45 WIB

IMI Korwil Kabupaten Sumedang Gelar Even A-391 Grasstrack di Sirkuit Baru Jaya Perkasa Abadi Desa Palabuan Ujungjaya

Sabtu, 1 Juni 2024 - 21:26 WIB

Bantuan Sanitasi dan MCK  Buat Warga di Kabupaten Sumedang  Sebagian  Dikerjakan Kurang Transfaran

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:37 WIB

Aam Amilia Redaktur Koran Senior Bertindak Profesional Namun Bijak Kepada Wartawan / Penulisnya

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:10 WIB

SMA Negeri 26 Bandung Studytiru Penerapan Kurikulum Merdeka Ke SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang

Berita Terbaru