Larangan Buka Puasa Bersama, Hengki Kurniawan: Harus Dipatuhi Demi Kebaikan Semuanya

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 Maret 2023 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan. (Dok. Bandungbaratkab.go.id)

Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan. (Dok. Bandungbaratkab.go.id)

HALLOBANDUNG.COM Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan menilai arahan Presiden Joko Widodo perihal peniadaan buka bersama pejabat dan ASN selama Ramadhan 2023 demi kebaikan bersama.

Menurut Kang Hengki, arahan Presiden Jokowi tersebut tentunya perlu dipatuhi. Itu karena, pelarangan serupa juga sudah dilakukan sejak Ramadan tahun lalu.

“Ini harus menjadi perhatian bersama serta dipatuhi, karena demi kebaikan semuanya,” ucap Kang Hengki Kurniawan.

“Dan sebenarnya ini juga telah dilakukan pada Ramadan tahun lalu,” imbuhnya sebagaimana dikutip dari instagramnya.

Beliau menambahkan larangan ini salah satunya demi menjaga kesehatan semua. Pasalnya, pandai Covid-19 belum sepenuhnya berlalu.

“Intinya kita harus tetap berhati-hati, karena ini transisi dari pandemi Covid-19 menuju endemi.”

“PNS berkewajiban untuk melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang, sesuai regulasi yang ada,” tuturnya.

“Tentu bila tetap ada PNS yang buka bersama di lingkungan pemerintahan nanti bisa dicek dan dikaji Inspektorat.”

“Sudah diatur, apakah masuk kategori ringan, sedang, atau berat. Dan jenis hukumannya juga sudah ada, mulai lisan, tertulis, dan sebagainya.”

“Tentu Inspektorat pada masing-masing instansi pemerintah yang akan melihat dan mengkaji, ” ujarnya.

Dia menambahkan, arahan Presiden Jokowi telah tertuang dalam surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023 perihal arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama.

Surat itu ditujukan kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, dan kepala badan/lembaga.

Ada tiga poin dalam surat tersebut, yaitu

(1) Penanganan COVID-19 saat ini dalam transisi dari pandemi menuju endemi, sehingga masih diperlukan kehati-hatian;

(2) Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan buka puasa bersama pada bulan suci Ramadan 1444 Hijriah agar ditiadakan; dan

(3) Menteri Dalam Negeri agar menindaklanjuti arahan tersebut di atas kepada para gubernur, bupati, dan wali kota.

“Buka bersama selama ini memang bisa memperkuat silaturahim. Tetapi memperkuat silaturahim di lingkungan kantor pemerintah tidak harus lewat buka bersama,” ujar Kang Hengki.

“Ada banyak cara lain seperti tetap saling komunikasi di grup-grup WA, bahkan koordinasi pekerjaan antar K/L/Pemda juga bagian dari upaya memperkuat silaturahmi,” katanya menambahkan.

Menurut Kang Hengki, misal ada dana gotong royong yang digalang ASN untuk buka bersama di lingkungan instansi pemerintah.

Bisa disalurkan ke panti asuhan (baik dana maupun produk UMKM) dengan perwakilan ASN yang datang.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Bandung Barat, hal itu juga bagus untuk memupuk kebersamaan sekaligus solidaritas sosial.***

Berita Terkait

Lahan dan Rumah di Panorama Sumedang  Mau Dijual Segera,  Siapa Cepat Itulah Yang Beruntung
Taruna Tani Gunung Geulis Desa Jatiroke Terima Bantuan 50 Ekor Domba Garut dari Kementerian Pertanian
Suara Alumni : SMK PPN Tanjungsari Bukan Tempat Untuk Berotoriter Karena Lahir Dari Sejarah Mulia Leluhur Sumedang
Pemdes  Banyuresmi Kecamatan Sukasari Kembali Salurkan Bantuan Beras 10 Kg bagi warga kurang Mampu 
IMI Korwil Kabupaten Sumedang Gelar Even A-391 Grasstrack di Sirkuit Baru Jaya Perkasa Abadi Desa Palabuan Ujungjaya
Bantuan Sanitasi dan MCK  Buat Warga di Kabupaten Sumedang  Sebagian  Dikerjakan Kurang Transfaran
Aam Amilia Redaktur Koran Senior Bertindak Profesional Namun Bijak Kepada Wartawan / Penulisnya
SMA Negeri 26 Bandung Studytiru Penerapan Kurikulum Merdeka Ke SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:37 WIB

Lahan dan Rumah di Panorama Sumedang  Mau Dijual Segera,  Siapa Cepat Itulah Yang Beruntung

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:06 WIB

Taruna Tani Gunung Geulis Desa Jatiroke Terima Bantuan 50 Ekor Domba Garut dari Kementerian Pertanian

Minggu, 9 Juni 2024 - 06:54 WIB

Suara Alumni : SMK PPN Tanjungsari Bukan Tempat Untuk Berotoriter Karena Lahir Dari Sejarah Mulia Leluhur Sumedang

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:38 WIB

Pemdes  Banyuresmi Kecamatan Sukasari Kembali Salurkan Bantuan Beras 10 Kg bagi warga kurang Mampu 

Senin, 3 Juni 2024 - 15:45 WIB

IMI Korwil Kabupaten Sumedang Gelar Even A-391 Grasstrack di Sirkuit Baru Jaya Perkasa Abadi Desa Palabuan Ujungjaya

Sabtu, 1 Juni 2024 - 21:26 WIB

Bantuan Sanitasi dan MCK  Buat Warga di Kabupaten Sumedang  Sebagian  Dikerjakan Kurang Transfaran

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:37 WIB

Aam Amilia Redaktur Koran Senior Bertindak Profesional Namun Bijak Kepada Wartawan / Penulisnya

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:10 WIB

SMA Negeri 26 Bandung Studytiru Penerapan Kurikulum Merdeka Ke SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang

Berita Terbaru