HalloBandung.Mulai akhir 2024 lalu, Setasiun Whoosh Tegalluar ternyata telah berganti nama menjadi Setasiun Whoosh Tegalluar Sumnarecon.
Hal ini dikatakan General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa , pihak PT Summarecon Agung Tbk telah membeli naming rightsnya untuk Stasiun Whoosh Tegalluar , bulan Agustus 2024 lalu, dan hak penamaan stasiun itu diberikan selama 5 tahun.
Disebutkan harga hak penamaan bersifat negosiasi melihat manfaat-manfaat lain yang didapatkan oleh kedua belah pihak beserta durasi kontraknya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Sektor Keuangan Kembali Dilirik Investor, Jadi Pendorong Utama CSA Index Naik Mei 2025
Kawasan wisata di Bandung ,dulu namanya Kampung Pelangi , sekarang menjadi Lembur Katumbiri .

SCROLL TO RESUME CONTENT
Naming rights atau hak penamaan adalah perjanjian sewa menyewa yang memberikan hak kepada pihak ketiga untuk menamai suatu fasilitas dalam jangka waktu tertentu.
Naming rights umumnya digunakan untuk meningkatkan pendapatan non-tiket, seperti di stasiun transportasi publik, stadion olahraga, dan gedung konser.
Tujuan naming rights Meningkatkan pendapatan non-tiket, Meningkatkan visibilitas merek, Membangun citra perusahaan, Mengoptimalkan aset yang dimiliki.
Baca Juga:
Setasiun Whoosh Halim Jakarta
Setelah sukses naming right di Setasiun Whoosh Tegalluar, kini ditawarkan naming right untuk setasiun Whoosh Halim, Jakarta.
Eva menyebutkan ada beberapa perusahaan berminat dengan Naming Right di Setasiun Whossh Halim. “Tunggu saja kabarnya, nanti dikabari perusahaan mana yang dapat naming right di Halim,” ujar Eva. (dr)
Baca Juga:
Kasus ODHIV di Bandung terus bertambah, namun belum bisa ditangani secara maksimal
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Perang dagang Amerika dengan China, membuat harga kedelai di Bandung mulai naik.
Dokter Residen pelaku pemerkosa anak pasien nekat bunuh diri dengan memotong nadi.