Warga Dilarang Bangun Apapun di Kawasan Jalur Kereta Cepat Usai Ditemukan Kolam Ikan Lele di Kolong Rel

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 22 Mei 2023 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) telah rampung.  (Dok. Kcic.co.id)

Pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) telah rampung. (Dok. Kcic.co.id)

HALLOBANDUNG.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menemukan warga yang membuat kolam ikan lele di kolong rel kereta cepat di kawasan Bandung Kidul.

Terkait hal tersebut polisi mengingatkan warga untuk tidak membangun atau mendirikan apa pun di jalur atau fasilitas yang akan dilalui oleh Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo menyebutkan tindakan tersebut, berpotensi menimbulkan kerentanan.

“Sementara baru ditemui satu persoalan, jadi ada evaluasi teknis yang dinilai cukup berdampak,” kata Kombes Pol. Ibrahim Tompo.

“Oleh karena itu, diimbau kepada masyarakat untuk menggeser fasilitas itu,” imbuhnya di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 20 Mei 2023.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Dipanggil PDIP Usai Bertemu Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming: Saya Kader Baru, Ditegur Monggo

Saat ini, menurut dia, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tengah melakukan beberapa pengetesan, di antaranya mengaliri listrik ke jalur kereta cepat tersebut.

Polisi pun telah berkoordinasi dengan KCIC untuk melaksanakan pengamanan agar proses tersebut tidak membahayakan bagi masyarakat di sekitarnya.

Untuk itu, Polda Jawa Barat telah mengerahkan ratusan personel di titik-titik jalur kereta cepat tersebut.

Setiap personel, kata dia, berasal dari setiap polres yang dilewati oleh kereta cepat itu, mulai dari Karawang, Purwakarta, hingga Bandung.

Pada saat uji coba dan digunakan, Kombes Pol. Ibrahim berharap kondisinya tidak ada dampak gangguan kamtibmas dan juga kendala teknis.***

Berita Terkait

Tewaskan 12 Orang Penumpang Grand Max di Jakarta – Cikampek, Ini Kronologi Kecelakaan Lalu Lintasnya
Tradisi Damar Sewu Menyambut Malam Lailatul Qodar di Jawa Barat Telah Lama Terkubur
Jabar Media Network Siap Berkolaborasi dengan Pers Daerah di Kota dan Kabupaten se Provinsi Jawa Barat
Selamat Jalan Mang Ihin, Sesepuh Jawa Barat, Siliwangi, dan Tokoh Pasundan Telah Tutup Usia
Video Viral yang Perbolehkan Tukar Pasangan Direkam di Jabar, Kini Ditangani Kemenag, MUI, dan Polisi
Ditargetkan Selesai Bulan April 2024, Rumah Tahan Gempa Bumi BNPB di Desa Pamoyanan, Kota Bogor
Rumah Tahan Gempa Bumi BNPB di Desa Pamoyanan, Kota Bogor Ditargetkan Selesai Bulan April 2024
10 Rumah Rusak, Pohon Tumbang dan 2 Orang Terluka Akibat Angin Kencang Landa Kabupaten Sumedang
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 8 April 2024 - 15:53 WIB

Tewaskan 12 Orang Penumpang Grand Max di Jakarta – Cikampek, Ini Kronologi Kecelakaan Lalu Lintasnya

Senin, 18 Maret 2024 - 08:51 WIB

Tradisi Damar Sewu Menyambut Malam Lailatul Qodar di Jawa Barat Telah Lama Terkubur

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:58 WIB

Jabar Media Network Siap Berkolaborasi dengan Pers Daerah di Kota dan Kabupaten se Provinsi Jawa Barat

Selasa, 5 Maret 2024 - 10:27 WIB

Selamat Jalan Mang Ihin, Sesepuh Jawa Barat, Siliwangi, dan Tokoh Pasundan Telah Tutup Usia

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:07 WIB

Video Viral yang Perbolehkan Tukar Pasangan Direkam di Jabar, Kini Ditangani Kemenag, MUI, dan Polisi

Sabtu, 24 Februari 2024 - 10:53 WIB

Ditargetkan Selesai Bulan April 2024, Rumah Tahan Gempa Bumi BNPB di Desa Pamoyanan, Kota Bogor

Sabtu, 24 Februari 2024 - 10:51 WIB

Rumah Tahan Gempa Bumi BNPB di Desa Pamoyanan, Kota Bogor Ditargetkan Selesai Bulan April 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:00 WIB

10 Rumah Rusak, Pohon Tumbang dan 2 Orang Terluka Akibat Angin Kencang Landa Kabupaten Sumedang

Berita Terbaru