HalloBandung.Untuk mengatasi masalah sampah, pemerintah kota Bandung mengenalkan Biodigester.
Yang dimaksud Biodigester adalah alat atau sistem yang mengubah limbah organik menjadi biogas dan pupuk organik melalui proses pencernaan anaerobik (tanpa oksigen).
Dengan kata lain, biodigester adalah teknologi ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah organik untuk menghasilkan energi terbarukan dan mengurangi volume sampah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Tim Pengurangan Sampah DLH Kota Bandung, Syahriani ,menjelaskan, biodigester dipilih karena kemampuannya mengolah limbah organik yang mendominasi komposisi sampah di Kota Bandung.
Pasar Gedebage menjadi lokasi percontohan penggunaan biodigester karena volume sampah organiknya sangat tinggi.
Di Gedebage, potensi besar untuk mengurangi beban TPA lewat pengolahan langsung di lokasi. Biogasnya bisa digunakan untuk memasak, pupuk cairnya untuk pertanian.
Sementara itu anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana mendorong revisi Perda dan insentif bagi komunitas yang mau mengadopsi teknologi hijau.
Baca Juga:
“2026 Yili Online Tour” telah Dimulai: Global Recruitment for “Yili Quality Ambassadors” Now Open!
PCHi 2026: Pameran Bahan Kosmetik Terbesar di Dunia Digelar di Hangzhou
“Kalau ada RW atau komunitas yang ingin gunakan biodigester, kita dorong lewat program bantuan keuangan atau pemberdayaan masyarakat,” ujar.H. Andri Rusmana
Bagaimana cara kerja sistem limbah biodigester?
Biodigester adalah alat atau sistem yang mengubah limbah organik menjadi biogas dan pupuk organik melalui proses pencernaan anaerobik (tanpa oksigen).
Dengan kata lain, biodigester adalah teknologi ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah organik untuk menghasilkan energi terbarukan dan mengurangi volume sampah.
Baca Juga:
[MWC 2026] Menyambut Era “AI Calling”: Visi Ookla untuk Standar Kualitas Layanan Suara Versi Terbaru
Biodigester, atau pengurai limbah organik, tidak diciptakan oleh satu orang tunggal, melainkan merupakan hasil dari penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan.
Namun, beberapa tokoh dan institusi memiliki peran penting dalam pengembangan dan penerapan teknologi ini. Misalnya, Dr. Zhang dari UC Davis dikenal atas inovasinya dalam biodigester yang lebih efisien, (dr)








