HalloBandung.Polisi berhasil menggrebek rumah kosong di Batunuggal Bandung dan menemukan 1,4 Juta butir obat keras didalam rumah tersebut.
Dalam penggerebekan itu, selain menyita jutaan butir obat keras juga menangkap seorang pelaku bernama IB.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono membenarkan adanya penggrebekan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diduga, IB merupakan bagian dari komplotan yang sama dengan tersangka di Mekarwangi, yang kini masih buron.
Dan pelaku utama melarikan diri ke Sumatera. Obat-obat keras tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Bandung dan beberapa daerah lain di Jawa Barat
“Saat ini Satnarkoba Polrestabes Bandung telah melakukan pengembangan dan pengejaran kepada DPO,” ujar Kombes Pol Budi Sartono
Sementara itu Kasatnarkoba Polrestabes Bandung ,AKBP Agah Sonjaya menyebutkan, tempat penyimpanan di Mekarwangi dan Batununggal saling terkait dan dikendalikan oleh satu jaringan.
Baca Juga:
“Saat ini, polisi masih mendalami peran IB dalam jaringan distribusi obat keras tersebut. Kita lakukan pemeriksaan dan keterlibatannya seperti apa,” ujar AKBP Agah Sonjaya.
Penggrebekan di rumah Mekarwangi
Sebelumnya, Satresnarkoba Polrestabes Bandung menggerebek rumah kontrakan di kompleks mewah kawasan Mekarwangi Bandung, Selasa (29/7).
Rumah kosong tersebut itu digunakan sebagai tempat penyimpanan 1.271.000 butir obat keras berbagai jenis, seperti trihexyphenidyl, tramadol, double Y, heximer, dextro, dan nexax, namun pelaku utama berhasil melarikan diri.
Baca Juga:
Körber Supply Chain Umumkan Kemitraan Pelanggan Dengan HH Stainless Pte Ltd
Hari ini film Setannya Cuan diputar di sejumlah gedung bioskop di Bandung
Saat ini pihak kepolisian memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam sindikat besar peredaran obat keras di Bandung dan sekitarnya.(dr)









