HALLOBANDUNG.COM – Pemkab Sumedang mengundang pengelola Tol Cisumdawu Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dan Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat
Mereka diminta untuk menangani Bendung Cihamerang, karena genangan air yang menjadi bendung ini akibat saluran air Sungai Cibawang tersumbat.
Akibat tanah urugan atau disposal tol di Blok Cipicung, Dusun Cihamerang, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menggenangi lahan sawah, air yang terbendung juga mengancap pemukiman warga.
Rapat dipimpin Pj Sekda Tuti Ruswati dihadiri oleh:
Baca artikel lainnya di sini : Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cikaro Banjiri Dayeuhkolot, BNPB Minta Tanggul Jebol Cepat Diperbaiki
1. Kalak BPBD Atang Sutarno
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
2. Kepala Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat Yuanita Kiki.
3 Direktur Teknik dan Operasional CKJT Bagus Medi.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Dorong Pembangunan Tanggul Laut di Pantura, Cegah Warga Terdampak Banjir Rob
4. Unsur Forkofimcam Kecamatan Rancakalong
Baca Juga:
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo
“Walaupun belum ada desain permanen untuk menangani bencana yang terjadi di Bendung Cihamerang.”
“Tetapi untuk penanganan jangka pendeknya sudah ada,” kata Pj Sekda Tuti, Senin (16/1/2024).
Menurutnya, perlu adanya kajian ulang lagi mengingat adanya kondisi lapangan yang berubah.
“Dalam waktu dekat ini, Satker Jalan Bebas Hambatan berkordinasi dan akan menurunkan tim ahli.”
“Untuk mengecek tingkat keamanan untuk warga sekitar Bendung Cihamerang,” kata Tuti.
Dijelaskan Tuti, keamanan baik dari segi stuktur perlu adanya kajian dari segi kelabilan lahan dan lainnya, masih aman ditempati oleh warga atau tidak disekitar bendung.
Baca Juga:
Ruijie Networks Gelar 2026 SBG APAC Channel Partner Summit di Chongqing; Luncurkan Merek SME Cybrey
Kebangkitan Desa Pegunungan: “Homestay Economy” di Guizhou Jadi Angin Segar bagi Desa-Desa Etnik
“Itu perlu dilakukan kajian untuk keamanan sehingga warga ada kepastian. Itu penanganan jangka pendek yang dilakukan.”
“Walaupun secara penanganan berkala terus dilakukan memantau dari pihak Satker”ujarnya.
Kepala Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jawa Barat Yuanita Kiki menyebutkan, pihaknya akan berkordinasi.
Terkait penanganan Bendung Cihamerang meminta pendampingan dari Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Bina Marga.
“Karena ini terkait genangan air, kami akan melibatkan dari Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air.”
“Kami akan minta kajian dari tim yang lebih ahli bagaimana cara penanganan yang lebih baik di Bendung Cihamerang,” kata Yuanita.
Yuanita berharap, agar kajian dari tim ahli dapat selesai dan permasalahan di Bandung Cihamerang dapat terselesaikan.
“Saya harap kajiannya cepat selesai dan permasalahan di Bendung Cihamerang dapat teratasi dengan baik,” katanya, dikutip dari laman resmi Pemkab Sumedang.*











