Awas area antara Kilometer 92 hingga Kilometer 100 di Tol Cipularang rawan kecelakaan.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Februari 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloBandung.Ternyata ada beberapa titik di Tol Cipularang masuk kategori black spot atau lokasi rawan kecelakaan.

Dari data yang diterima,area antara Kilometer 92 hingga Kilometer 100 di Tol Cipularang dianggap rawan karena karakteristik jalan yang cukup menantang.

Diantaranya di Km 93 hingga 96, arah Jakarta di situ ada kontur jalannya turun, ada berbelok dan bila hujan licin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitupula arah Bandung juga rawan di km 93 hingga km 100.

Selain juga keberadaan jembatan dengan permukaan yang sedikit melompat sebagai salah satu penyebab utama kecelakan.

Melihat ada beberapa titik rawan di tol cipularang, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Brigjen Pol Agus Suryonugroho, menyiapkan beberapa antisipasi agar tidak kecelakaan. ” Kami harus bekerjasama dengan pihak pengelola jalan tol,”ujar Brigjen Pol Agus Suryonugroho

Perusahaan pengelola tol ini telah memasang tiga Jalur Penyelamat Darurat (JPD) pada titik-titik tertentu, yakni di Kilometer 91, 92, dan 116 yang semuanya mengarah ke Jakarta.

Pemasangan jalur penyelamat darurat ini didasarkan pada kondisi jalan yang memiliki turunan curam di beberapa titik black spot.

Menurut Brigjen Pol Agus Suryonugroho, dengan bersinergi ini cepat memberikan informasi bagi pengguna jalan tol cipularang dan rasa aman saat mengendara kendaraannya.

Dibangun Tahun 2005

Jalan Tol Cipularang, akronim dari Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang, adalah jalan tol di Indonesia yang menghubungkan Kecamatan Cikampek di Kabupaten Karawang dan Kecamatan Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.

Jalan Tol ini melintasi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bandung Barat. Jalan tol ini selesai dibangun pada akhir April 2005.

Melalui tol ini, jarak Jakarta-Bandung hanya membutuhkan waktu 2 jam 30 menit (jika tidak macet) dan dihitung dari Cawang. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Purbaleunyi (90 km).(dr)

 

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Epoxy Lantai di Bandung: Solusi Modern untuk Bangunan yang Aktif dan Produktif
Epoxy Lantai untuk Meningkatkan Ketahanan dan Tampilan Ruangan Modern
Top 3 Reksadana Pasar Uang Berkinerja Terbaik dalam Tiga Bulan Terakhir
Mengapa Hama Kecil Ini Mampu Merusak Bangunan dalam Waktu Lama?
Memilih Genset Berdasarkan Kapasitas Daya: Solusi Menghindari Overload pada Mesin
Kanemura Japanese Streetfood, Tawarkan Peluang Bisnis Restoran Jepang dengan Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:46 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:42 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Epoxy Lantai di Bandung: Solusi Modern untuk Bangunan yang Aktif dan Produktif

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:08 WIB

Epoxy Lantai untuk Meningkatkan Ketahanan dan Tampilan Ruangan Modern

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:09 WIB

Top 3 Reksadana Pasar Uang Berkinerja Terbaik dalam Tiga Bulan Terakhir

Berita Terbaru