Dewan Perniagaan dan Perindustrian Malaysia ingin Bandara Husein Sastranegara membuka penerbangan internasional

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 29 Juli 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloBandung.Bandara Husein Sastranegara Bandung menarik  perhatian  Malaysia.

Setelah Susi Air membuka  jalur domestik dari Bandung , kini pihak Malaysia meminta agar ada penerbangan Intenational dari Bandung ke Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura.

Malaysian Chamber of Commerce and Industry (MCCI) atau Kamar Dagang dan Industri Malaysia, menginginkan Bandara Husein Sastranegara kembali membuka penerbangan  internasional, khususnya untuk rute ke Malaysia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan ini disampaikan secara resmi oleh MCCI melalui surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal MCCI, Zaha Izrin Zahari, tertanggal 25 Juli 2025 kepada Walikota Bandung, Muhammad Farhan tanggal 25 Juli 2025.

Sekretaris Jenderal MCCI, Zaha Izrin Zahari, mengatakan, Kota Bandung merupakan salah satu kota terpenting di Indonesia dalam hal ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. “Nantinya akan saling mengisi duania wisata dari Malaysia ke Bandung begitu sebaliknya dari Bandung ke Kuala Lumpur,” ujar Zaha Izrin Zahari.

Zaha menyebut, pihaknya juga akan mengupayakan komunikasi lanjutan dengan maskapai penerbangan seperti AirAsia dan Batik Air Malaysia untuk melihat peluang pengaktifan kembali rute tersebut

Untuk memfasilitas keinginan pihak MCCI, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan juga sudah melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan agar Bandara Husein Sastranegara agar diijinkan  membuka jalur international.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, membenarkan rencana Walikota Bandung Muhammad Farhan, melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan agar Bandara Husein Sastranegara agar diijinkan  membuka jalur international.

“Kalau dibuka seperti dulu, dari Malaysia, Singapura kan bisa langsung ke Kota Bandung. Tentunya ini pasti akan mengangkat pertumbuhan perekonomian Kota Bandung,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Erwin

Saat ini, Bandara Husein Sastranegara hanya melayani penerbangan untuk rute Bandung-Pangandaran dan Bandung-Yogyakarta menggunakan pesawat propeller dari maskapai Susi Air.

Ditutup tahun 2023,

Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung resmi ditutup mulai tanggal mulai 29 Oktober 2023. Dan  penerbangan komersial dipindahkan ke Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

Sejumlah moda transportasi  mengantar jemput penumpang dari Bandung ke BIJB dan sebaliknya, baik melintasi Tol Cipali atau Cisumdawu seperti bus Damri, Budiman, Blue Bird hingga kendaraan travel Sobat Trans, Arnes dan Bhinneka.

Namun dalam perkembangan selanjutnya, Bandara Kertajati sepi penumpang.

Bandara Kertajati memiliki fasilitas sangat luas dengan 1.800 hektare lahan, dua landasan pacu, terminal penumpang seluas 121.000 meter persegi, dan terminal kargo 90.000 meter persegi tapi sepi penumpang.

Tahun 2023, jumlah penumpang  hanya 135.535 orang sedangkan tahun 2024, hanya 413.240 penumpang tercatat menggunakan Bandara Kertajati, atau sekitar 3 persen dari target 12 juta penumpang per tahun

Dan kini Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah tidak lagi melayani penerbangan domestik sejak 2 Juni 2025.

Sedangkan untuk jalur international, Bandara Kertajati masih beroperasi untuk satu rute internasional menuju Singapura yang dilayani maskapai Scoot dua kali seminggu, setiap Selasa dan Sabtu.

BIJB Kertajati  masih melayani kedatangan jemaah haji. Hingga kini, kloter 1 hingga 7 telah tiba, dan kedatangan kloter selanjutnya akan terus berlanjut hingga total 21 kloter dijadwalkan rampung bulan Juli 2025 (dr)

 

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Epoxy Lantai di Bandung: Solusi Modern untuk Bangunan yang Aktif dan Produktif
Epoxy Lantai untuk Meningkatkan Ketahanan dan Tampilan Ruangan Modern
Top 3 Reksadana Pasar Uang Berkinerja Terbaik dalam Tiga Bulan Terakhir
Mengapa Hama Kecil Ini Mampu Merusak Bangunan dalam Waktu Lama?
Memilih Genset Berdasarkan Kapasitas Daya: Solusi Menghindari Overload pada Mesin
Kanemura Japanese Streetfood, Tawarkan Peluang Bisnis Restoran Jepang dengan Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:46 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:42 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Epoxy Lantai di Bandung: Solusi Modern untuk Bangunan yang Aktif dan Produktif

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:08 WIB

Epoxy Lantai untuk Meningkatkan Ketahanan dan Tampilan Ruangan Modern

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:09 WIB

Top 3 Reksadana Pasar Uang Berkinerja Terbaik dalam Tiga Bulan Terakhir

Berita Terbaru