Setelah sempat terjadi pembatalan jadwal karena gempa, kini Whoosh beroperasi normal 62 perjalanan sehari.

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloBandung.Setelah mengalami kendala perjalan karena gempa yang terjadi tanggal 20 Agustus 2025 lalu, kini Whoosh beroperasi normal  62 perjalanan sehari.

Pada kejadian gempa  , Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 19.55 WIB pihak Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membatalkan sejumlah perjalanan Whoosh.

Adapun rincian 8 perjalanan yang dibatalkan masing masing Keberangkatan dari Stasiun Halim: G1057, G1059, G1061, dan G1063 kemudian  leberangkatan dari Stasiun Tegalluar: G1058, G1060, G1062, dan G1064.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan pada 20 Agustus 2025, KCIC memberikan kemudahan pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen.

Proses pembatalan dapat dilakukan di loket stasiun Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar Summarecon, serta Hall Feeder Bandung paling lambat hingga H+3 yaitu sampai Sabtu, 23 Agustus 2025.

Uang pengembalian akan diproses maksimal 15 hari kerja ke rekening sesuai formulir yang diisi.

Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa,mulai Kamis (21/8) Perjalanan Kereta Cepat Whoosh  kembali beroperasi normal dengan total 62 perjalanan per hari.

Perjalanan pertama dimulai pukul 06.05 WIB dari Stasiun Tegalluar Summarecon dan pukul 06.25 WIB dari Stasiun Halim.

“Jumlah perjalanan Whoosh kembali normal sebanyak 62 jadwal per hari dengan headway 30 menit sekali. Penumpang dapat kembali menikmati perjalanan Whoosh secara aman, nyaman, dan tepat waktu sesuai jadwal yang berlaku,” ujar Eva.

Kini Seluruh jalur Whoosh telah diperiksa secara menyeluruh menggunakan Rail Car (kereta pemeriksa prasarana) dan Comprehensive Inspection Train (CIT) untuk memastikan tidak ada gangguan pada jalur, jembatan, terowongan, maupun sistem kelistrikan sehingga perjalanan kembali aman dilalui dengan kecepatan penuh.

Pemeriksaan membutuhkan waktu yang cukup karena juga dilakukan pada area diluar jalur untuk mengantisipasi adanya kondisi lingkungan yang dapat membahayakan prasarana Whoosh seperti longsor, pohon tumbang, dan lainnya.(.)

 

 

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
ROSI OKTANIA; TEKUN MEMBUAHKAN HASIL
Hari ini film Setannya Cuan diputar di sejumlah gedung bioskop di Bandung
Seniman muda Ara Ajisiwi tampilkan Lutung Kasarung di Bandung.
FGD Lintas Sektor Menandai Peresmian Indonesia for Palestine Movement
Mantap! Selama Kepemimpinan Kakan Fredy, BPN Cibinong Selesaikan ribuan Tunggakan
Media Lokal Buka Jalan Promosi Gratis Bagi UMKM Priangan Timur Pasca Pandemi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:51 WIB

ROSI OKTANIA; TEKUN MEMBUAHKAN HASIL

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:54 WIB

Hari ini film Setannya Cuan diputar di sejumlah gedung bioskop di Bandung

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:45 WIB

Seniman muda Ara Ajisiwi tampilkan Lutung Kasarung di Bandung.

Berita Terbaru