Sampah di Pasar Gede Bage tidak mendapat jatah pembuangan di TPA Sari Mukti , Farhan lapor ke Provinsi Jawa Barat.

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 25 April 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloBandung.Sampah yang ada di Pasar Gede Bage tidak mendapat jatah buang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sari Mukti, Walikota Bandung Farhan mengatakan,
akan melaporkan kondisi itu ke Pemprov Jabar, kemudian pihak provinsi akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

“Maka yang akan kita lakukan sekarang, adalah menyerahkan soal sampah ini ke pemerintah provinsi dan pusat,” ujar Farhan

TPA Sarimukti sendiri terletak di Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sekitar 45 km dari Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

TPA ini dikelola oleh Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.

Menurut Farhan , harus ada komunikasi bertiga dari pemerintah kota, provinsi, dan pusat.

Sebelumnya, Direktur PT Ginanjar Saputra sebagai pengelola Pasar Gedebage, Dodi Chandra mengatakan, adanya tumpukan sampah tersebut akibat pasar ini tidak memiliki jatah ritase pembuangan ke TPA Sarimukti di Bandung Barat.

Pihak pasar Gede Bage, sudah berkirim surat ke DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Bandung , meminta jatah pembuangan ke TPA Sarimukti,namun mendapat jawaban tidak ada kuota buat Pasar Gedebage.

Dan sekarang yang dilakukan hanya dikumpulkan ke satu titik. Akibatnya sampah menumpuk di sudut sudut pasar Gede Bage.

18 pasar penuh sampah

Selain pasar Gede bage yang memang paling banyak sampahnya, ternyata ada 17 pasar di Bandung banyak tumpukan sampah yang harus segera diangkut, mengingat kondisi itu mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung.

Dari 18 pasar yang penuh sampah, pasar Gede Bage paling banyak sampah ketimbang lainnya.

Namun demikian 10 hari ke depan persoalan sampah ini berkurang dengan tertatanya pangangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir.

Sampah di Bandung Pasar ada yang dikelola Perumda Pasar dan ada juga oleh pihak swasta.

Namun, masalah tersebut dipastikan segera diselesaikan karena sampah itu sudah menjadi tanggungjawab bersama.(dr)

 

 

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Pasar Modal Indonesia: Pertumbuhan yang Harus Menjadi Modal Ekonomi
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:40 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Sabtu, 26 September 2026 - 20:11 WIB

Pasar Modal Indonesia: Pertumbuhan yang Harus Menjadi Modal Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 09:33 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Kamis, 10 September 2026 - 16:27 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:44 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru